Percepat Gelar La liga

Dunia masih merasakan betapa menakjubkannya Barcelona, yang nyaris tak mengenal kekalahan sejak ditangani Josep Guardiola di musim ini. Banyak kemenangan yang diraih pun dicapai dengan cara dan skor yang luar biasa.

Di Liga Spanyol, misalnya, dari 34 pertandingan, 12 kali El Barca menang dengan mencetak minimal empat gol. Sevilla, Valencia, Atletico Madrid, dan Real Madrid termasuk korban kekalahan telak mereka. Yang paling mencengangkan adalah pencukuran atas Madrid dengan skor 6-2 di Santiago Bernabeu pekan lalu.

Dongeng Catalan itu berlanjut ketika Andres Iniesta dkk dengan sangat dramatis menahan Chelsea 1-1 di menit 93 di Stamford Bridge kemarin, dan itu membuat Barca lolos ke final Liga Champions untuk berjumpa Manchester United di akhir bulan.

Hingga kini Barca berpeluang merengkuh treble winners, dan itu bisa dimulai hari Minggu (10/5/2009) lusa di Nou Camp. Kalau mereka mampu mengalahkan Villarreal, dan Real Madrid tidak menang dari Valencia di Mestalla hari Sabtu malam, maka titel La Liga dipastikan jatuh ke tangan Los Blaugrana.

Di klasemen sementara saat ini, dengan sisa empat pertandingan, Barca unggul tujuh poin dari Madrid si peringkat kedua. Dengan skenario di atas, jika pekan ini Barca menang dan Madrid minimal seri, maka perolehan poin Los Blancos takkan melampaui rivalnya itu, sekalipun di tiga partai terakhir mereka menang terus dan Barca tak lagi menambah angka. Maksimal perolehan angka kedua tim sama, tapi Barca menang head-to-head karena selalu menang dalam dua pertemuan dengan Madrid.

Mempercepat perjalanan ke tangga juara tentu saja lebih menguntungkan buat Barca. Dengan demikian mereka bisa menghemat tenaga dan pikiran untuk memindahkan konsentrasi ke dua kompetisi lain yang dapat dimenangi pula: Copa del Rey (final Rabu depan) dan Liga Champions.

Villarreal memang bisa menjadi masalah, karena tim kuat ini sedang ngotot ingin masuk posisi empat besar demi tiket Liga Champions, sementara sampai saat ini Nihat Kahveci dkk masih berada di peringkat enam.

Bagaimana Real Madrid? Apa boleh buat, yang bisa mereka lakukan adalah menyenangkan fansnya di sisa kompetisi. Mengejar Barca memang masih mungkin, tapi peluangnya sangat kecil — bahkan direktur sport Pedja Mojatovic pun sudah memakai senjata terakhir: berharap pada mukjizat.

Memenangi setiap partai tetap lebih baik di mata fans, walaupun kekalahan 2-6 dari Barca sudah pasti akan terkenang sepanjang masa, sebagai sebuah ingatan yang memilukan.

Madrid akan bertemu tim kuat lain, Valencia, yang belum aman dari posisi Liga Champions. Saat ini skuad Unai Emery memiliki 56 poin di urutan empat klasemen. Mereka masih bisa menyalip Sevilla (60), tapi juga terancam didongkel Atletico dan Villarreal, yang sama-sama mengantongi nilai 55.

Pertarungan di papan bawah pun, dengan misi tidak terdegradasi, dipastikan tak kalah penting bagi tim-tim yang terancam. Sedikitnya tujuh tim masih ketar-ketir dengan ancaman tersebut, yaitu Numancia, Recreativo Huelva, Sporting Gijon, Getafe, Osasuna, Real Betis, dan Espanyol.
sumber utama: http://www.beritabola.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: